Wednesday, October 26, 2005

Di manakah abi?

Assalamualaikum.

Cerpen ni sebenarnya adalah olahan dari lirik lagu Di manakah abi? oleh kumpulan DHUAT. sedalam-dalam penghargaan untuk sahabat saya, Ahmad atas kebenaran untuk saya gubah, olah dan abadikan cerpen ni dalam pentas karya ini.


************************************************************************************




Dalam suasana malam yang damai, gelap malam hanya diwarnai sinaran rembulan Di teratak sepi yang tidak terlalu mewah dan juga tidaklah terlalu daif tinggal di dalamnya dua orang insan yang dihimpit kesepian, sesepi teratak yang dihuni. Seorang ibu yang juga isteri yang suaminya telah di humban ke dalam tahanan ISA, tahanan tanpa proses perbicaraan yang layaknya digunapakai oleh sang penguasa di rimba raya kerana dituduh ingin menumbangkan kerajaan secara kekerasan. Namun begitu si ibu ini begitu tabah menghadapi ujian yang berat ini. Aduhai, tabahnya seorang isteri, hasil tarbiah yang telah diberikan oleh suaminya sepanjang mereka bersama dahulu. Namun sejauh manalah tabah seorang isteri yang juga seorang ibu ini bila mengenangkan si anak yang masih mentah dan belum mahu mengerti hakikat perjuangan dan sepak terajang politik, anak kecil yang terpaksa berjauhan dari kasih sayang seorang bapa. Dan bertambah pilu hati si ibu tiap kali menjelmanya pertanyaan daripada si anak yang benar-benar menyentap hati naluri seorang ibu.

“Ummi, di manakah abi, ummi? Aiman rindukan abi.”

Bukan pertama kali pertanyaan ini diungkapkan oleh si anak. Namun begitu tidak pernah jemu si ibu memujuk si anak agar mengerti akan apa yang terjadi. Dengan penuh kasih sayang si ibu membelai pipi si permata suci yang menjadi teman pengubat sunyi, Jelas kelihatan getaran bibir si ibu menahan sebak dan pilu di jiwa, terasa berat untuk menerangkan tentang kesengsaraan yang sedang dihadapi oleh suaminya kepada si anak.

“Aiman. Aiman sayang ummi kan? ummi kan ada. ummi masih boleh menjaga Aiman.” Dalam getar suara menahan sebak, si ibu cuba sedaya upaya mencari titik-titik kekuatan, membina ketabahan jiwa agar ianya juga meresapi ke jiwa si anak yang masih 'hijau' ini.
“Aiman ingat lagi tak kisah nabi junjungan kita Muhammad SAW. Baginda menjadi yatim piatu pada umur sebaya dengan Aiman. Sedangkan Aiman masih beruntung lagi tau sebab umi masih ada untuk menjaga Aiman. Lagipun abi masih ada lagi di dunia ini. Walaupun abi tidak bersama dengan kita tapi kita masih boleh ziarah abi.”
“Tapi ummi, ramai kawan-kawan Aiman kata abi orang jahat. Sebab tu abi kena tangkap dan masuk penjara. Betul ke ummi abi Aiman orang jahat?”

Tersentak ibu muda ini bila mendengar pertanyaan yang bagaikan panahan petir yang cuba hendak meruntuhkan kekuatan jiwa yang baru dibinanya sebentar tadi. Tatkala itu mengalir lesu sebutir air mata si ibu mengenangkan sampai begitu sekali silap faham masyarakat terhadap suaminya. Dia lebih mengenali suaminya yang telah lama dikenalnya sejak dari mereka bergerak dalam jemaah lagi. Suaminya adalah seorang yang tegas dalam memperjuangkan kebenaran namun dalam masa yang sama dia adalah seorang yang penyayang dan disenangi oleh sahabat-sahabat seperjuangan.

“Aiman jangan salah faham. Tak semestinya orang yang kena tangkap, orang yang masuk penjara itu adalah orang jahat, penjenayah. Aiman tahu tak? Ramai ulama-ulama terbilang seperti Imam Ibnu Hanbal, Imam Malik, Imam Syafie, Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayyim pada zaman dahulu telah dipenjarakan oleh pemerintah, bukan kerana mereka mencuri, bukan kerana mereka merompak, tetapi kerana mereka menyatakan kebenaran, menafikan kebatilan dan menegur kezaliman pemerintah.”
“Jadi ummi, adakah abi dipenjarakan kerana abi menyatakan kebenaran?”
“Benar Aiman. Abi Aiman adalah seorang yang tegas dalam memperjuangkan kebenaran, kuat tekad dan azamnya untuk melihat tertegaknya sebuah pemerintahan islam di negara kita. Oleh sebab itulah abi tidak disenangi oleh pemerintah, lalu abi difitnah dengan tuduhan ingin menjatuhkan kerajaan dengan cara perperangan.”
“Aiman minta maaf ummi sebab pertanyaan Aiman tadi buat ummi menangis. Aiman berjanji ummi, Aiman juga ingin jadi macam abi bila besar nanti. Asalkan ummi redha anak ummi ini dipenjarakan.”

Sayu hati si ibu apabila mendengar azam si anak kesayangannya, agak terubat kesedihan yang dialaminya sebentar tadi.

“Sudahlah tu, dah lewat malam ni, Aiman tidurlah, esok nak sekolah. Untuk jadi seorang pejuang islam Aiman kena ada ilmu. Biar ummi dodoikan.”

Tidurlah sayang
ummi dodoikan
bersama zikir mendamaikan....

Bangunmu esok
menjadi pejuang
mujahid sepanjang zaman...

Malam itu lena benar si anak dibuai alunan nasyid dan zikir dari si ibu yang bukan sekadar alunan, tetapi tersurat sejambak harapan agar si anak menjadi anak soleh yang berjiwa mujahid suatu hari nanti. Bangunnya esok mungkin akan menjelma kembali persoalan yang sama. ‘ummi, di manakah abi?’ Entahlah, si anak yang masih ‘hijau’ apalah yang hendak dimengertikan…

6 Comments:

Blogger amirahsyuhada said...

saya pernah duduk dengan seorang drpada ahli keluarga yang terlibat dalam tahanan macamni.

Sedih memang sayu. Tapi saya sedar anak ini telah abi mereka titpkan dalam amanah Allah, tidak pernah sekali Allah sia2kan mereka.

Moga mereka dibawah lindungan Allah.

2:49 AM  
Blogger dianti said...

Subhanallah...
Di Indonesia pernah ada masanya para tokoh muslim yang memperjuangkan taerbiyah diperlakukan seperti itu.
Alhamdulillah, saat ini... kondisi kami lebih nikmat.
Karya yang bagus.
Salam ukhuwah dari Jakarta, Indonesia

9:24 PM  
Blogger Ahmad said...

http://dhuat.multiply.com/tag/ngetop!

sila ke link di atas untuk mendownload lagu di manakah abi? Lirik oleh Cpol Melodi oleh dhuat

8:15 AM  
Blogger Ahmad said...

Askm. iklan:sila klik http://kaset79.blogspot.com/ untuk mengetahui sejarah lagu di manakah abi?.Syukran jazilan

11:08 AM  
Blogger ~wafa~ said...

Salam, boleh saya gunakan cerpen awak untuk kegunaan saya? terima kasih kalau anda berikan kebenaran.

7:29 AM  
Blogger Azka Bazia said...


OBAT PEMBESAR PENIS
VIMAX PILLS ASLI Call/sms; 0856 0795 4414
http://goo.gl/RJZV8o

Vimax Asli
Ramuan herbal alami yang di khususkan untuk kaum pria dewasa, yang berfungsi meningkatkan stamina pria dan memperpanjang alat vital (peny) sesuai BESAR DAN PANJANG yang di dinginkan, secara cepat reaksinya dan hasil permanent.
Vimax pills Asli asli diformulasikan dari beberapa tumbuh-tumbuhan yang sangat herbal berasal dari seluruh dunia yang telah terbukti akan khasiatnya, anda akan yakin bahwa bahwa Vimax Canada akan dapat menambah ukuran panjang dan lebar penis dan kehidupan dalam sex anda.
Pembesar Penis
Vimax asli menggunakan beberapa jenis tumbuhan yang ditemukan dari Polinesia, dimana orang-orang dari suku Mangain berhubungan seksual rata-rata 3 kali setiap malam bahkan lebih, meski ini bukan apa yang anda inginkan, itu bagus untuk mengetahui kemampuan seksual anda yang dapat meningkatkan secara subtansial.

Sex Shop On Line
Call Center Hp : 0821 3495 8895
( SMS ) 24JAM : 0856 0795 4414
Pin BlackBerry: 2AC 44 BCA
Agenobat.69.com/

- OBAT PEMBESAR PENIS
- Lintah Oil
- Alat Pembesar Penis
- Celana Vakoou
Obat Vimax Asli

11:57 AM  

Post a Comment

<< Home